Wahai Liverpool, Juara Itu Berat Supaya Manchester City Saja

Pertama-tama, aku harus mengucapkan selamat kepada Manchester City. Mereka telah memainkan isu terkini yang luar biasa; kami melaksanakan pertandingan terakhir dengan baik, tetapi mereka menang, jadi selamat untuk Pep dan semua Manchester City,” kata Klopp dilansir dari laman resmi klub.

Kata-kata tersebut diucapkan oleh instruktur berkebangsaan Jerman, sehabis berhasil menaklukan Wolverhampton 2-0 tanpa balas. Kemenangan yang tak begitu berarti lagi, kala di sabung bersamaan Manchester City mengungguli Brighton Hove Albion 4-1. Liverpool kembali gagal juara, sedangkan Manchester City kembali jadi jawara. Banyak pencapaian hingga mitos yang membungkus dongeng perjalanan perebutan tangga juara di Liga Inggris. Lebih baik, bung simak saja di bawah ini?

Hanya Sekali Kalah Tapi Tak Juara, Bukanlah Hal yang Gagah

 aku harus mengucapkan selamat kepada Manchester City Wahai Liverpool, Juara Itu Berat Biar Manchester City Saja

Sumber : Goal.com

Bisa dibilang, Liverpool memang kerap apes dalam perebutan tangga juara. Musim 2013/014, Liverpool juga hampir jadi juara namun moment Steven Gerrad terpleset melawan Chelsea menjadi hal yang menyakitkan sekaligus tak sanggup dilupakan. Akhir isu terkini pun ditutup Manchester City yang berhasil mengangkat piala Liga Inggris.

Hal tersebut terulang lagi, sebuah deja vu 5 tahun lalu. Bedanya kini Liverpool tampil berangasan dengan menelan 1 kali kekalahan namun tak berhasil jadi juara. Lantaran hasil imbang didapat Liverpool lebih banyak ketimbang Manchester City. Dan lagi-lagi, Manchester City menjadi juara mengungguli Liverpool kedua kalinya.

Hanya Liverpool Merengkuh 90 poin di Akhir Musim Namun Gagal Juara

 aku harus mengucapkan selamat kepada Manchester City Wahai Liverpool, Juara Itu Berat Biar Manchester City Saja

Pesakitan Liverpool terhadap sebuah fakta tidak hanya terbentur dengan satu kekalahan dalam satu musim, yang seharusnya sanggup dibanggakan apabila benar jadi juara. Namun ia mencetak sejarah gres sebagai salah satu tim dalam sepanjang sejarah Premier League, yang berhasil membukukan 90 poin atau lebih di simpulan isu terkini namun gagal juara. Bahkan berdasarkan Opta, dari 26 kali penyelenggaraan Premier League, sebuah tim yang menang 30 kali, kalah sekali dan merengkuh 97 poin maka akan juara. Terkecuali isu terkini ini yang dialami oleh Liverpool.

100 poin – Manchester City 2017/018 (Juara)

98 – Manchester City 2018/019 (Juara)

97 – Liverpool 2018/019 (Runner-up) 

95 – Chelsea 2004/05 (Juara)

93 – Chelsea 2016/017 (Juara)

92 – Manchester United 1993/94 (Juara)

91 – Manchester United 1999/00 (Juara)

91 – Chelsea 2005/06 (Juara)

90 – Arsenal 2003/04 (Juara)

90 – Manchester United 2008/2009 (Juara)

Guardiola Kini Setara dengan Sir Alex dan Jose Mourinho

 aku harus mengucapkan selamat kepada Manchester City Wahai Liverpool, Juara Itu Berat Biar Manchester City Saja

Kesuksesan Manchester City meraih juara tidak hanya mengisi lemari trophy. Sang juru taktik, Pep Guardiola juga makin mengukuhkan namanya sebagai instruktur kawakan yang setara dengan Sir Alex Ferguson dan Jose Mourinho. Salah satunya dengan membawa tim juara back to back juara Liga Premier Inggris. Sir Alex merupakan salah satu instruktur yang sering melaksanakan ini, bahkan pernah hingga tiga kali berutut-turut. Kemudian Mourinho bersama Chelsea pada isu terkini 2004/05 dan isu terkini 2005/06.

Tak hingga di situ, Guardiola juga telah mengumpulkan delapan gelar juara dari lima liga besar Eropa. Dua gelar diraih bersama City, tiga bersama Bayern Munich, dan tiga lainnya bersama Barcelona. Catatan itu sama dengan Ferguson. Bedanya, eks manajer asal Skotlandia itu meraihnya cuma bersama satu klub, Manchester United.

Penghargaan Individu Kaprikornus Hadiah Hiburan Mengobati Rasa Haru

 aku harus mengucapkan selamat kepada Manchester City Wahai Liverpool, Juara Itu Berat Biar Manchester City Saja

Tak sanggup dipungkiri kalau performa Liverpool sangat “galak” isu terkini ini. Lini depan pun tajam dibarengi dengan lini belakang yang solid. Membuat empat pilar The Reds menerima penghargaan individu. Alisson Becker, didaulat sebagai kiper terbaik sehabis membukukan 21 clean sheet. Disusul Bek mahal Liverpool, Virgil Van Dijk, dinobatkan sebagai pemain terbaik. Sementara lini depan Sadio Mane dan Mohamed Salah memuncaki pencetak gol terbanyak dengan mengoleksi 22 gol bersama bomber Arsenal Pierre-Emerick Aubameyang. Setidaknya ini menjadi hiburan, bagi masing-masing pemain yang berusaha keras membawa Liverpool juara.

Masih Berkesempatan Menambah Gelar Domestik

 aku harus mengucapkan selamat kepada Manchester City Wahai Liverpool, Juara Itu Berat Biar Manchester City Saja

Sumber : ESPN.com

Kalau simpulan pekan ini berjalan mulus, maka Guardiola berhasil mempersembahan tiga trophy dalam isu terkini 2018/19. Dengan menjuarai Liga Primer Inggris, Juara Piala Liga dan Juara Piala FA (jika menang di Wembley simpulan pekan ini). Pasalnya hal ini niscaya jadi hal yang menarik hati bagi guardiola. Lantaran apabila berhasil ia menorehkan sejarah sebagai instruktur pertama yang berhasil meraih treble domestik di Inggris. Di sisi lain Kompany sedang ingin berpesta sebelum fokus piala FA.

Kami akan pesta malam ini dan kemudian sehabis itu semuanya akan menyangkut hal itu (final Piala FA) dan kami akan melaksanakan apa pun yang kami sanggup untuk memenangkan pertandingan yang penting bagi kami,” jelasnya.

Tak Ada Pemain Prancis, Buat Liverpool Selalu Nyaris Juara Liga Inggris

 aku harus mengucapkan selamat kepada Manchester City Wahai Liverpool, Juara Itu Berat Biar Manchester City Saja

Fakta menarik yang menyelimuti liga Britania raya yakni ihwal pemain berkebangsaan Prancis dalam sebuah tim. Sejak era ke-21 atau isu terkini 2000-2001 bahwa kampiun atau jawara liga Inggris selalu memakai jasa pemain Prancis. Dari jamannya Patrick Vieira di Arsenal hingga Aymeric Laporte di Manchester City. Pemain asal Prancis selalu memperlihatkan efek besar secra tidak sadar. Sayang Liverpool tak jadi mendatangkan Nabil Fekir, pemain Prancis yang bermain di Lyon pada jendela transfer isu terkini lalu. Apabila datang, mungkin kini Liverpool sudah damai alasannya yakni sanggup juara menyerupai 29 tahun lalu.

Sabar ya, juara itu memang berat Liverpool, agar Manchester City saja.