Kailani Johnson, Wanita Pertama Indonesia Yang Turut Serta Di Liga Selancar Dunia

Bali kembali terpilih jadi tuan rumah Liga Selancar Dunia atau World Surf League (WSL) tahun ini ibarat tahun-tahun sebelumnya. Namun yang jadi pembeda kali ini ialah turut serta peselancar perempuan berjulukan Kailani Johnson, sekaligus menjadi peselancar perempuan pertama asal Indonesia yang berhasil lolos Liga Selancar Dunia.

Perempuan berusia 17 tahun kelahiran 15 Maret 2002 ini memang mempunyai talenta dalam berselancar. Pada tahun kemudian saja, ia memegang peringkat pertama untuk Women’s qualifying series 2018. Pencapaiannya didapat atas dedikasi. Kai, panggilan akrabanya, mengaku sering berselancar setiap selesai pekan. Saking serius dijalur ini, perjalanan pendidikan ditempuh secara online dari Amerika karena banyaknya kompetesi selancar.

Ini ialah mimpi yang menjadi kenyataan. Saya ingat 11 tahun yang lalu, melongo mewakili Indonesia dengan berkompetisi dalam acara-acara kejuaraan selancar dunia. Saya juga melihat kesempatan ini untuk menginspirasi para perempuan Indonesia,” kata Kailani.

Kompetisi WSL Dianggap Pengalaman yang Baru , Bahkan Sebagai Debut

Bali kembali terpilih jadi tuan rumah Liga Selancar Dunia atau World Surf League  Kailani Johnson, Perempuan Pertama Indonesia yang Turut Serta di Liga Selancar Dunia

Sumber : Instagram.com/Kalianijohnson

Berkiprah dalam ajang bergengsi macam WSL akan menjadi debut pertama Kailani, sekaligus ia jadi perempuan Indonesia yang berkompetisi di ajang Championship Tour. Sebelumnya, perempuan yang lahir dan besar di Bali ini pernah juga berlaga di ajang Krui Pro. Dalam ajang tersebut, Kailani meraih peringkat sembilan dan dianugerahi wildcard sebagai peselancar Indonesia yang mempunyai peringkat tinggi yang bersaing dalam 2019 Qualifying Series (QS).

Meskipun bermodalkan pengalaman dalam program QS di masa lalu, ia merasa masih kurang. Bahkan menganggap kompetisi dalam program WSL sebagai pengalaman yang sama sekali baru.

Kaliani Dikenal Sebagai Pelancar Goofy Foot

Bali kembali terpilih jadi tuan rumah Liga Selancar Dunia atau World Surf League  Kailani Johnson, Perempuan Pertama Indonesia yang Turut Serta di Liga Selancar Dunia

Sumber : Instagram.com/Kalianijohnson

Sebagai catatan embel-embel ia dikenal sebagai ‘goofy foot’ atau yang biasa berselancar dengan backhand alias badan menghadap jauh dari muka ombak menuju pantai. Banyak yang memprediksi jika teknik ‘goofy foot’ bakal dipakai untuk menghadapi para pesaing dari Kaliani, khususnya sang juara dunia tujuh kali, Stephani Gilmore, peselancar asal negeri Kangguru dan Nikki Van Dijk. Teknik andalannya ini diyaini bakal membirakn pengaruh yang luar biasa bagi performanya nanti.

Ayah, Sosok Pertama yang Memperkenalkan Surfing Kepadanya

Bali kembali terpilih jadi tuan rumah Liga Selancar Dunia atau World Surf League  Kailani Johnson, Perempuan Pertama Indonesia yang Turut Serta di Liga Selancar Dunia

Sumber : Instagram.com/Kalianijohnson

Kaliani Kusuma Johnson merupakan sosok peselancar yang tumbuh di Bali Selatan. Proses perkenalan dirinya dengan papan surfing berasal dari orang terdekatnya, yakni sang ayah. Bahkan ia berujar masih ingat bagaimana ayah pertama kali mengajari dengan cara berselancar di antara kerikil karang. Kemudian Kaliani memberanikan diri dengan maju dan mencicipi gelombang yang lebih berongga bahkan kuat.

Masuknya Kaliani ke ajang WSL Menjadi Perhatian Penyelenggara

Bali kembali terpilih jadi tuan rumah Liga Selancar Dunia atau World Surf League  Kailani Johnson, Perempuan Pertama Indonesia yang Turut Serta di Liga Selancar Dunia

Sumber : Instagram.com/Kalianijohnson

Tidak hanya disambut baik oleh publik tanah air saja saat ada peselancar Indonesia yang turut serta di kompetisi dunia. Ternyata para penyelenggara WSL juga memperhatikan peran dari Kaliani. Jessi Miley-Dyer selaku WSL Tours and Competition ialah salah satu contohnya, ia menyatakan jika penting bagi WSL untuk mendukung perempuan di komunitas ini.

Sangat menarik memberi kesempatan seseorang ibarat Kailani bersinar di daerah kelahirannya,” kata WSL Tours and Competitions Jessi Miley-Dyer.

Pantai Keramas Menjadi Tempat Istirahat Bagi Kaliani

Bali kembali terpilih jadi tuan rumah Liga Selancar Dunia atau World Surf League  Kailani Johnson, Perempuan Pertama Indonesia yang Turut Serta di Liga Selancar Dunia

Sumber : Instagram.com/Kalianijohnson

WSL sendiri bertajuk Corona Bali Protected yang bakal digelar di Pantai Keramas, Gianyar, Bali yang bermitra dengan HasCar Gorup APM atau biro pemegan merek resmi jeep. Pantai Keramas bukanlah pantai yang absurd bagi Kaliani. Bahkan ia menaganggap Keramas sebagai daerah isitarahat. Lantaran di awal tahun 2019 ia pindah lokasi daerah tinggal yang jaraknya hanya lima menit dari Pantai Keramas.

Kaliani ialah pesalancar yang jadi salah satu peraih wildcard Corona Bali, selain peselancar laki-laki asal Australia Jacob Willcox. WSL sendiri telah dimulai pada tanggal 13 – 25 Mei 2019. Indonesia menjadi salah satu daerah dari 11 seri lomba kejuaraan selancar dunia WSL. Liga ini dimulai dari Australia, Indonesia, Brazil, Afrika Selatan, Amerika Selatan, Amerika Utara, Prancis, Eropa, dan berakhir di Hawaii.